Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Pasang Kabel Antena Parabola Ke Receiver dan TV

Cara Pasang Kabel Antena Parabola Menuju Receiver dan TV - Hallo apa kabar sobat semua..? Semoga dalam keadaan sehat dan lagi yang terbaik. Aamiin.
Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi mengenai cara pemasangan kabel antena parabola yang menuju ke receiver/mesin sampai ke TV. Bagi yang berprofesi sebagai tukang pasang antena parabola atau yang hobby tracking mencari sinyal satelit, hal ini sudah bukan sesuatu yang sulit lagi karena sudah tebiasa memasang kabel antena parabola. Tetapi bagi sobat yang sedang belajar pasang parabola sendiri, mungkin hal ini masih bingung apalagi jika pasang antena parabola menggunakan 4 LNB untuk mendapatkan sinyal dari 4 satelit misalnya satelit palapa, telkom, asiasat 3, asiasat 7.

Untuk memasang antena parabola dengan 4 LNB untuk menangkap 4 sinyal dari satelit yang berbeda, membutuhkan kabel jumper dan switch diseq 4x1 yang befungsi untuk menggabungkan ke 4 LNB menjadi 1 dan untuk setting antara diseq 1, 2, 3, dan 4 melalui pengaturan di receiver parabola. Misalkan diseq 1 untuk satelit palapa, diseq 2 untuk satelit telkom, diseq 3 untuk satelit asiasat 3 dan diseq 4 untuk satelit asiasat 7.

Hal ini untuk memudahkan sobat nantinya dalam men scane/searching channel dari masing - masing satelit. Apabila dari ke empat satelit atau 4 LNB sudah bisa lock sinyal atau channel, ketika kita menonton siaran/channel pada satelit palapa / telkom / asiasat 3 / asiasat 7 secara otomatis switch diseq akan memposisikan pada masing-masing LNB sesuai channel/siaran pada masing-masing satelit. Misalkan kita menonton siaran RCTI di satelit Palapa, berarti poisi diseq pada posisi LNB 1 diseq 1 dan apabila menonton siaran ANTV di satelit Telkom secara otomatis diseq pada posisi LNB 2 diseq 2 sesuai pertama setting diseq. Seperti gambar di bawah ini :

Cara Pasang Kabel Parabola menuju Receiver dan TV
Dan dari out Diseq (Recv) menuju Receiver in kabel jangan salah pasang/memasukan ke receiver, kadang pada beberapa merk receiver mempunya konektor yang sama persis yang satu untuk satelit in dan yang satunya untuk satelit out. Untuk satelit out bisa dihubungkan ke receiver yang lainnya, bisa sama-sama dapat siaran dan bisa memilih siarannya yang dikehendaki, tetapi jika memakai LNB yang singel out / outpunya cuma 1 kadang siarannya bisa tarik-tarikan mana yang kuat Bahasa Jawa: "genceng karep". Misalkan receiver yang satu pada posisi chanel MNC di satelit palapa dan receiver satunya lagi pada posisi channel ANTV di satelit telkom pasti salah satu tidak dapat siaran, biasanya yang kalah chanel pada satelit palapa.

Atau sama-sama pada chanel di satelit palapa misalkan yang satu MNC dan yang satu SCTV kalau beda polaritas nya juga bisa tarik-tarikan, / salah satu tidak dapat sinyal. Kalau mau untuk 2 receiver, LNB yang digunakan harus LNB dual output.
Dan juga perlu diperhatikan dalam pemasangan kabel RCA pada AV TV juga tidak boleh salah pasang antar Video dan Audio, lihat gambar rangkaian di atas. Biasanya untuk Video warna Kuning dan Audio warna Putih dan Merah. Demikian semoga bermanfaat. Aamiin
Santoso 78
Santoso 78 Seseorang yang hobby elektronika dan Informasi lainnya yang bermanfaat